Dia menjelaskan, hal ini terutama didukung oleh hot money yang masih membanjiri pasar modal Indonesia. Dimana tingkat suku bunga di Indonesia dinilai masih sangat tinggi sehingga tingkat imbal balik yang tinggi menjadi daya tarik. “Pasar melihat pasar modal Indonesia masih menarik,” imbuh dia.
Diapun membantah kabar asing yang melakukan capital outflow karena hasil rekomendasi DPR yang menyebutkan Menkeu Sri Mulyani dan Wapres Boediono melakukan kesalahan dalam pengambilan keputusan bailout Bank Century. Menurutnya, hal tersebut tidak memiliki dampak apa-apa terhadap pasar modal Indonesia.
“Sejak hari pertama rekomenadasi itu dikeluarklan DPR, tidak ada yang namanya dana keluar,” tegas dia.
Pasar, menurutnya jusrteru menantikan langkah tegas bagi pelanggar peraturan. Dimana dengan kepastian hukum, investor lebih percaya diri untuk menanamkan dananya di Indonesia.
“Siapapun yang melakukan kesalahan dalam pengambilan kebijakan memanglah harus dihukum,” tukasnya.
Sebelumnya, berdasarkan data dari yahoofinance, Jumat (5/3/2010) rupiah mengalami penguatan ke level Rp9.240 dibandingkan dengan kurs pembukaan yang berada di level Rp9.253 per USD. Menurut kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah stagnan di level Rp9.265, sama seperti perdagangan kemarin. |