Background
Vision and Mission
Business Philosophy
Business Strategy
Management
Equity Brokerage
Investment Management
  Platinum B Fund
Company News
General news
IDX (BEI)
Equity
Bonds
  Home | About Us | Products & Services | News | Research | Jobs | Contact Us | Site MapEnglish  | Indonesian   
Company news
General news
IDX (BEI)
  Bursa Indonesia Dibayangi Aksi Ambil Untung Awal transaksi, indeks di BEI melemah tipis 4,01 poin (0,13 persen) ke level 3.092,81.
30-07-2010 09:47 (vivanews.com)
Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya mengalami tekanan jual saat mengawali transaksinya akhir pekan ini, Jumat 30 Juli 2010. Menurut tim riset PT Phillip Securities Indonesia, terjadinya aksi ambil untung (profit taking) yang dilakukan investor dinilai menjadi pemicu melemahnya bursa Indonesia saat perdagangan dibuka. Hal itu seiring tekanan jual yang terjadi di bursa global maupun regional.

Namun, sekuritas tersebut menambahkan, IHSG pada perdagangan hari ini tetap berpeluang naik kembali seiring dengan kuatnya dana asing yang masuk (capital inflow) dan masih dirilisnya laporan keuangan emiten yang cukup baik.

Phillip Securities memproyeksikan IHSG akhir pekan ini akan berada pada kisaran batas bawah (support) 3.040 dan batas atas (resistance) 3.130.

Pada pembukaan perdagangan Jumat, IHSG melemah tipis 4,01 poin (0,13 persen) ke level 3.092,81. Pelemahan itu melanjutkan pergerakan serupa pada prapembukaan (pre-opening) yang turun 4,40 poin atau 0,15 persen di posisi 3.092,41.

Sedangkan pada transaksi kemarin, Kamis 29 Juli 2010, IHSG ditutup positif setelah naik 39,34 poin (1,28 persen) ke level 3.096,82

Indeks bursa Asia pada saat IHSG dibuka rata-rata juga bergerak negatif. Indeks Hang Seng melemah 67,34 poin (0,32 persen) menjadi 21.026,48, Nikkei 225 turun 145,84 poin atau 1,50 persen ke level 9.550,18, dan Straits Times terkoreksi 10,52 poin (0,35 persen) di posisi 2.987,13.

Sementara itu, bursa Wall Street pada perdagangan Kamis sore waktu New York atau Jumat dini hari WIB pun bergerak negatif.

Indeks harga saham Dow Jones terkoreksi 30,72 poin (0,29 persen) menjadi 10.467,16, Standard & Poor's 500 melemah 4,60 poin atau 0,42 persen ke level 1.101,53, dan indeks harga saham teknologi Nasdaq turun 12,87 poin (0,57 persen) di posisi 2.251,69.

Copyright � 2002-2003 PT Paramitra Alfa Sekuritas. All rights reserved. SI Design.