Background
Vision and Mission
Business Philosophy
Business Strategy
Management
Equity Brokerage
Investment Management
  Platinum B Fund
Company News
General news
IDX (BEI)
SSX (BES)
Equity
Bonds
  Home | About Us | Products & Services | News | Research | Jobs | Contact Us | Site MapEnglish  | Indonesian   
Equity
Bonds
Year:     Month: 

  FOKUS PAGI
PARAMITRA REVIEW

Sepi sentiment positif, bursa AS menguat tipis. IHSG pagi ini masih berpotensi mixed dengan penguatan terbatas

Indeks Harga Saham Gabungan kembali ditutup menguat sampai dengan penutupan sesi perdagangan Selasa kemarin ditengah sentimen negative dalam negeri terkait pemberitaan mengenai penangkapan teroris yang ternyata tidak mengganggu transaksi di lantai bursa. Indeks ditutup pada posisi +1.17% (30.72 poin) di level 2657.17 dengan nilai transaksi regular tercatat sebesar Rp 3.57 triliun dan asing kembali tercatat netbuy sebesar Rp 548.44 miliar. Group Astra kembali memimpin penguatan indeks dengan harga saham PT Astra International Tbk (ASII) naik 3,21% hingga ditutup pada level 40.250 per sahamdan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik hingga 3,89% hingga ditutup pada level Rp 25.350 per saham. Pagi ini bursa AS ditutup menguat tipis di tengah minimnya rilis data ekonomi semalam. Indeks Dow ditutup menguat pada posisi +0.11% (11.86 poin) dan Nasdaq Composite pun ditutup menguat pada posisi +0.36% (8.47 poin). Pelaku pasar terfokus pada berita aksi korporasi yang dilakukan emiten-emiten bursa dengan sentiment positif dating dari Cisco System yang meningkatkan kapasitasnya sampai dengan tiga kali lipat kapasitas sebelumnya. Sementara Chevron berencana untuk meng-cut sekitar 2000 pekerjanya di tahun 2011 dan menjual sebagian dari operasi hilirnya dalam upayanya mengurangi kerugian yang dialami. Sementara pagi ini bursa regional Asia dibuka menguat tipis dengan Nikkei Jepang pagi ini berada di posisi +0.14% (14.70 poin) dan STI Singapura pagi ini di posisi menguat tipis +0.38% (10.71 poin).
10-03-2010 00:00 (Paramitra)
PARAMITRA REVIEW

Sepi sentiment positif, bursa AS ditutup mixed. Pagi ini IHSG diprediksi mixed dengan penguatan terbatas.

Indeks ditutup menguat pada akhir sesi perdagangan Senin kemarin dipicu oleh adanya ekpektasi akan pembagian deviden perusahaan. Indeks ditutup menguat pada posisi +1.85% (47.68 poin) di level 2626.45 dengan total nilai transaksi regular tercatat sebesar Rp 3 triliun dan asing netbuy sebesar Rp 540.71 miliar. Sentiment positif kuat datang dari laporan keuangan emiten 2009 yang rata-rata mencatatkan laba untuk tahun buku 2009 ditambah dengan sentiment positif dari menguatnya harga minyak mentah dunia yang mencapai level US$82/barel. Saham-saham bigcap masih memimpin penguatan indeks seperti ASII +5,98%, AALI +2,98%, dan PTBA +2,24%. Bursa Asia pun ditutup menguat pada akhir sesi perdagangan kemarin seperti Indeks Shanghai +0,73% (22,17 poin), Indeks Hang Seng +1,97% (408,90 poin), Indeks Nikkei-225 +2,09% (216,96 poin), Indeks Straits Times +1,56% (43,55 poin), dan Indeks Seoul +1,56% (25,47 poin). Pagi ini bursa AS ditutup mixed ditengah minimnya data ekonomi yang dirilis semalam serta masih fluktuatifnya kondisi pemulihan ekonomi AS masih terus membayangi. Indeks Dow ditutup melemah tipis di posisi -0.13% (13.68 poin) namun untuk Nasdaq Composite pagi ini ditutup pada posisi menguat +0.25% (5.86 poin) dengan dipicu berita merger dan akuisisi yang dilakukan beberapa emiten bursa AS semalam. McDonalds melaporkan bahwa penjualan tahunannya meningkat sebesar 4,8% yang disokong oleh penjualan luar negeri.
09-03-2010 00:00 (Paramitra)
PARAMITRA REVIEW

Kondisi ketenagakerjaan AS picu minat beli. IHSG berpotensi menguat pagi ini

Indeks ditutup menguat pada penutupan sesi perdagangan Jumat minggu lalu sebagai reaksi positif pasca pidato Presiden terkait hasil dari Rapat Pansus dalam pengambilan terhadap keputusan bailout bank Century. Indeks ditutup menguat pada posisi +0.51% (13.13 poin) di level 2578.77 dengan total nilai transaksi reguler tercatat sebesar Rp 1.97 triliun dengan asing tercatat netbuy sebesar Rp 55.48 miliar. Sementara Bursa-bursa regional pada perdagangan Jumat lalu juga rata-rata menghijau, Indeks Shanghai +0,25% (7,69 poin), Indeks Hang Seng +1,03% (212,19 poin), Indeks Nikkei-225 +2,20% (223,24 poin), Indeks Straits Times +0,66% (18,25 poin), dan Indeks Seoul +1,01% (16,37 poin). Bursa AS pun menguat pada penutupan minggu lalu dipicu oleh laporan data di sektor tenaga kerja. Dow ditutup menguat di posisi +1.17% (122.06 poin) dan Nasdaq Composite ditutup menguat di posisi +1.48% (34.04 poin) sebagai reaksi positif terhadap rilisnya data ekonomi AS terkait data di sector tenaga kerja AS yang menyebutkan bahwa Nonfarm Payrolls untuk bulan Februari hanya turun sebesar 36,000 MoM dibandingkan dengan ekspektasi sebesar 50,000 MoM. Sementara dalam laporan yang sama menyebutkan bahwa Unemployment Rate masih berada di level yang sama dengan periode sebelumnya di level 9.7%.
08-03-2010 00:00 (Paramitra)
PARAMITRA REVIEW

Prediksi angka pengangguran AS berpotensi kembali tekan indeks IHSG pagi ini

Indeks IHSG akhirnya ditutup melemah tipis pada akhir sesi perdagangan Kamis di posisi -0.06% (1.43 poin) di level 2565.65 dengan total nilai transaksi regular tercatat sebesar Rp 2.87 triliun dan asing netsell sebesar Rp 199.30 miliar. Bursa regional Asia melemah kemarin setelah bank sentral AS mengisyaratkan pemulihan negara tersebut akan menjadi lambat. Namun meredanya tekana pasca pengumuman hasil rapat pansusu Century serta ekspektasi kuat akan BI rate yang akan tetap dipertahankan di level sebelumnya, 6.5% membuat IHSG bertahan dan ditutup hanya melemah tipis. Sementara indeks bursa Asia lainnya pun rata-rata ditutup melemah seperti Nikkei Jepang -1.05%, HangSeng Hong Kong -1.44%, dan STI Singapura -0.51%. Pagi ini bursa AS ditutup kembali menguat tipis di tengah rilisnya beberapa data ekonomi yang masih terus mixed. Dow ditutup menguat pada posisi +0.46% (47.38 poin) dan Nasdaq Composite menguat di posisi +0.51% (11.63 poin) sebagai reaksi positif pasca rilisnya data jobless claim untuk minggu yang berakhir tanggal 27 Februari lalu yang membaik di posisi 469,000 dibandingkan dengan posisi minggu sebelumnya di 496,000. Pending Home Sales Index Januari dilaporkan menurun di level 90.4 dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang berada di posisi 96.6. pelaku pasar lebih memilih untuk menahan diri menunggu rilisnya laporan angka pengangguran Februari yang akan dilaporkan hari ini yang diprediksi akan kembali naik tipis di level 9.8%. Sementara pagi ini bursa regional Asia dibuka menguat seperti Nikkei Jepang yang pagi ini menguat di posisi +2.02% (205.11 poin) dipicu rencana BOJ untuk menghentikan penguatan nilai tukar Yen Jepang terhadap Dollar AS melalui kebijakan moneter. STI Singapura pun pagi ini menguat di posisi +0.65% (17.87 poin).
05-03-2010 00:00 (Paramitra)
PARAMITRA REVIEW

Bursa AS ditutup melemah tipis. Hasil Rapat Pansus berpotensi kembali tekan indeks pagi ini.

Indeks IHSG ditutup melemah pada penutupan sesi perdagangan Rabu kemarin di posisi -0.37% (9.51 poin) di level 2567.089 dengan total nilai transaksi regular tercatat sebesar Rp 2.96 triliun dan asing tercatat netbuy sebesar Rp 388.40 miliar setelah sempat dibuka menguat tipis dan bertahan sampai dengan akhir sesi pertama. Sentiment positif dari dalam negeri terkait rendahnya angka inflasi yang memunculkan ekspektasi bahwa suku bunga yang akan diumumkan hari ini akan tetap dipertahankan pada levelnya saat ini serta dari rebound-nya harga minyak mentah dunia. Memasuki sesi II, IHSG secara perlahan mulai bergerak menuju area negative menjelang keluarnya hasil akhir terkait kasus Century dalam rapat paripurna DPR dimana hasil kesimpulan pandangan akhir fraksi DPR terkait kasus Bank Century menunjukkan mayoritas fraksi menyimpulkan terjadi kesalahan kebijakan dalam pengambilan keputusan bailout Bank Century dan kesalahan dalam mengimplementasikannya. Semua indeks sektoral berada di wilayah negatif kecuali sektor pertambangan yang masih bertahan karena kenaikan harga komoditas dunia. Pagi ini bursa AS ditutup melemah tipis setelah sebelumnya sempat menguat dipicu laporan kondisi ketenagakerjaan AS semalam. Dow ditutup melemah tipis pada posisi -0.09% (9.22 poin) dan Nasdaq Composite pun melemah tipis di posisi -0.00% (0.11 poin) ditengah rilisnya data ADP Employment Report yang menyatakan bahwa terdapat 20,000 pengurangan tenaga kerja sepanjang bulan Februari kemarin, sedikit lebih baik dari kondisi bulan sebelumnya yang terdapat pengurangan sebesar 22,000.
04-03-2010 00:00 (Paramitra)
PARAMITRA REVIEW

Bursa AS kembali menguat tipis. Rebound harga minyak berpotensi angkat indeks

IHSG ditutup menguat di posisi 0.85% (21.92 poin) di level 2576.59 dengan total nilai transaksi regular sebesar Rp 2.81 triliun dan asing tercatat melakukan netbuy sebesar Rp 391.08 miliar. Penguatan indeks terutama dipicu oleh penguatan tajam saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan beberapa saham Group Bakrie 7 lainnya. Saham Group Bakrie 7 menguat dan memimpin volume sebesar 38,13% dan nilai transaksi 22,76% dari total transaksi yang terjadi di lantai bursa kemarin. Selama beberapa pekan terakhir, saham-saham Bakrie 7 bergerak cenderung melemah terkait perseteruan politik pemiliknya serta adanya masalah seputar pajak, sehingga momen penguatan harga minyak kemarin serta prediksi hasil rapat pansus terkait kasus BCIC dijadikan saat yang tepat untuk memburu saham Group bakrie terutama BUMI. Pagi ini bursa AS ditutup menguat tipis setelah sebelumnya sempat menguat tajam di awal perdagangan. Dow ditutup menguat tipis di posisi 0.02% (2.19 poin) dan Nasdaq Composite menguat +0.32% (7.22 poin) setelah profit taking yang terjadi pada saham-saham teknologi dan perbankan yang menghentikan laju kenaikan indeks saham. Sentiment positif signifikan datang dari sentimen positif dari rencana penjualan AIA oleh AIG ke Prudential senilai US$35,3 miliar. Sentiment negatif datang dari laporan penjualan kendaraan bermotor AS bulan Februari yang dilaporkan sedikit menurun di level 7.6 juta unit dibandingkan dengan penjualan bulan sebelumnya yang berada di level 7.9 juta unit.
03-03-2010 00:00 (Paramitra)
PARAMITRA REVIEW

Consumer Spending angkat indeks bursa AS. IHSG masih akan mixed hari ini.

Indeks ditutup menguat tipis pada penutupan sesi perdagangan Senin kemarin dipicu oleh rilis data inflasi bulan Februari yang turun secara MoM dibandingkan dengan bulan sebelumnya. IHSG ditutup pada posisi menguat 0.22% (5.6 poin) di level 2554.67 dengan total nilai transaksi regular sebesar Rp2.33 triliun dan asing tercatat netbuy Rp 184 miliar. Indeks bergerak sideways terkait data inflasi yang dirilis kemarin sebesar 0.3% MoM, lebih baik dibandingkan dengan angka bulan sebelumnya sebesar 0.84% MoM, namun secara YoY inflasi masih tercatat naik menjadi 3.8%YoY, dari posisi bulan sebelumnya yang sebesar 3.72%YoY. Pelaku pasar juga masih terus mencermati hasil rapat pansus yang rapatnya akan mulai digelar hari ini. Saham Astra Internasional memimpin penguatan indeks setelah hasil laporan keuangan yang dirilis kemarin memberikan hasil yang lebih baik dari periode sebelumnya. Bursa AS pagi ini ditutup kembali menguat dipicu oleh adanya sentiment positif dari rilisnya data consumer spending semalam. Dow ditutup menguat pada posisi +0.76% (78.53 poin) dan Nasdaq Composite pun menguat di posisi +1.58% (35.31 poin) setelah Departemen Perdagangan melaporkan bahwa Consumer Spending bulan Januari naik 0.5% MoM dibandingkan dengan data bulan sebelumnya yang sebesar 0.2% MoM, serta data Personal Income bulan yang sama yang dilaporkan masih naik 0.1% MoM.
02-03-2010 00:00 (Paramitra)
PARAMITRA REVIEW

Sentimen inflasi pagi ini diprediksi akan tekan indeks

IHSG ditutup melemah pada penutupan minggu lalu di poisisi - 1.18% (30.38 poin) di level 2549.03 dengan total nilai transaksi regular sebesar Rp 2.26 triliun dan asing tercatat netsell sebesar Rp 1.12 triliun dipicu adanya transaksi crossing terhadap saham BSDE. Pelemahan dipicu oleh ekspektasi pelaku pasar terhadap data jobless claim AS yang meski diekspektasikan melemah, tetapi justru naik melampaui level sebelumnya di 473,000 menjadi 496,000 untuk minggu yang berakhir pada tanggal 20 Februari lalu. Tekanan terhadap indeks juga disumbang oleh sentiment libur panjang minggu lalu sehingga pelaku pasar memilih melakukan profit taking sementara. Bursa AS menutup minggu dengan bergerak menguat tipis dipicu oleh adanya perilisan beberapa data ekonomi yang masih mixed, sehingga masih terus memunculkan keragu-raguan akan kondisi ekonomi AS saat ini . Dow ditutup pada posisi menguat tipis di +0.04% (4.23 poin) dan Nasdaq Composite pun ditutup menguat tipis pada +0.18% (4.04 poin). Sentiment positif datang dari rilisnya revisi data GDP kuartal keempat AS yang dilaporkan menguat di level 5.9% dari angka sebellumnya yang sebesar 5.7%, serta dari data indeks manufaktur area Chicago bulan Februari yang dilaporkan menguat di level 62.6, dibandingkan dengan posisi bulan sebelumnya di 61.5. sementara sentiment negative datang dari rilisnya data Consumer Sentiment index Februari yang melemah di level 73.6 dibandingkan dengan posisi sebelumnya di level 73.7 serta data Existing Home Sales Januari yang juga turun di level 5.05 juta unit dibandingkan dengan posisi bulan sebelumnya di 5.45 juta unit. Sementara pagi ini bursa regional Asia dibuka menguat menyambut positif revisi pertumbuhan GDP AS Jumat lalu di level 5.9%. Nikkei Jepang pagi ini berada pada posisi +0.34% (34.50 poin) dan STI Singapura pagi ini pun menguat di level 0.21% (5.85 poin).
01-03-2010 00:00 (Paramitra)

Copyright © 2002-2003 PT Paramitra Alfa Sekuritas. All rights reserved. SI Design.