Background
Vision and Mission
Business Philosophy
Business Strategy
Management
Equity Brokerage
Investment Management
  Platinum B Fund
Company News
General news
IDX (BEI)
SSX (BES)
Equity
Bonds
  Home | About Us | Products & Services | News | Research | Jobs | Contact Us | Site MapEnglish  | Indonesian   
Equity
Bonds
  FOKUS PAGI
PARAMITRA REVIEW

Harga minyak kembali terkoreksi. IHSG yang berada di area overbought berpotensi terkoreksi hari ini

Jumat lalu indeks harga saham gabungan akhirnya ditutup melemah - 0.37% (10.01 poin) di level 2666.51 dengan total nilai transaksi reguler sebesar Rp 2.82 triliun dan asing tercatat netbuy sebesar Rp 58.76 miliar. Profit taking mulai melanda bursa pada penutupan minggu lalu setelah selama sepekan ada beberapa sentimen yang mengangkat indeks, seperti positifnya laporan kinerja emiten bursa dan dampak dari publikasi kinerja keuangan itu. Terutama dari saham-saham yang masuk kategori blue chip. Minyak mentah dunia pun menguat sepanjang pekan lalu dan menembus level US$82/barel sehingga banyak memberi sentimen positif kepada bursa secara keseluruhan. Keadaan politik yang relatif mereda pasca keputusan Century dalam Sidang Paripurna DPR RI serta angka inflasi yang membaik juga menjadi sentimen positif bagi IHSG. Sentimen negatif akhir minggu datang dari bursa regional yang bergerak mixed pasca rilisnya laporan yang menyatakan telah terjadi lonjakan inflasi di China serta terjadi pelemahan pertumbuhan ekonomi di Jepang. Bursa AS pun ditutup mixed pada akhir pekan lalu ditengah mixednya data yang dirilis Jumat lalu. Dow ditutup pada posisi menguat tipis +0.12% (12.85 poin) sementara Nasdaq Composite ditutup melemah tipis di posisi -0.03% (0.80 poin) pasca rilisnya data positif dari penjualan ritel untuk bulan Februari yang naik 0.3% dibandingkan dengan 0.1% di bulan sebelumnya yang tidak mampu menggerakkan pelaku pasar untuk melakukan aksi beli karena data lain yang dirilis pada hari yang sama menyatakan bahwa consumer sentiment index untuk bulan Maret turun di level 72.5 dibandingkan dengan posisi final bulan sebelumnya di level 73.6.
15-03-2010 00:00 (Paramitra)
PARAMITRA REVIEW

Minyak dunia tembus level US$82 per barel. Waspadai profit taking

IHSG masih berhasil ditutup menguat meski tipis kemarin. Indeks ditutup pada posisi menguat +0.24% (6.30 poin) di level 2676.52 dengan total nilai transaksi regular tercatat sebesar dan asing tercatat Rp. Sentiment negative datang dari bursa regional Asia dimana terjadi lonjakan angka inflasi China di bulan Februari yang tercatat sebesar 2.7%, naik dari sebelumnya yang tercatat sebesar 1.5%, serta adanya pelemahan pertumbuhan di Jepang yang mengurangi kepercayaan terhadap pulihnya ekonomi regional. Pertumbuhan ekonomi Jepang di kuartal IV 2009 adalah sebesar 3.8%, turun dari estimasi awal 4.6%. Sementara dari dalam negeri sentimen negatif datang dari rencana pemerintah untuk menaikkan TDL sebesar 15% pada Juli mendatang, dikhawatirkan akan banyak mematikan industri dalam negeri. Pagi ini bursa AS ditutup kembali menguat tipis meski masih bergerak mixed sepanjangsesi perdagangan kemarin. Dow ditutup menguat pada posisi +0.42% (44.51 poin) dan Nasdaq Composite pun menguat pada posisi +0.4% (9.51 poin) pasca rilis data Jobless Claims untuk minggu yang berakhir tanggal 6 maret lalu dengan sedikit membaik di 462,000 dibandingkan dengan minggu sebelumnya yang sebesar 469,000. sementara data dari Departemen Perdagangan melaporkan bahwa defisit perdagangan sedikit membaik di posisi US$-37.3 miliar dibandingkan dengan posisi sebelumnya di posisi US$-40.2 miliar. Sementara pagi ini bursa regional Asia dibka menguat dengan Nikkei pagi ini berada di posisi +0.77% (82.44 poin) dipicu oleh pelemahan Nilai tukar Yen Jepang terhadap AS yang banyak membawa dampak positif terutama pada sektor yang berbasis ekspor.
12-03-2010 00:00 (Paramitra)
PARAMITRA REVIEW

Bursa AS menguat. IHSG masih berpotensi menguat terbatas

IHSG masih terus ditutup menguat, meski penguatan tidak setinggi penguatan sebelumnya, sampai dengan penutupan sesi perdagangan kemarin dipicu oleh masih positifnya laporan kinerja keuangan emiten yang dirilis minggu ini. Indeks ditutup menguat pada posisi +0,49% (13,052 poin) di level 2670.219 dimana pelemahan yang terjadi pada saham grup Astra membuat laju kenaikan IHSG sedikit melambat dengan ASII dan AALI yang ditutup melemah. Total nilai transaksi regular tercatat sebesar Rp 3.18 triliun dan asing kembali tercatat netbuy sebesar Rp 362,71 miliar yang berarti sejak awal minggu ini,investor asing telah mencatatkan netbuy sebesar Rp1.45 triliun. Laju kenaikan bursa-bursa Asia pun mulai melambat dengan sebagian bursa telah memasuki area negative. Indeks Shanghai - 0,66% (20,21 poin), Indeks Hang Seng +0,01% (0,74 poin), Indeks Nikkei-225 -0,04% (3,73 poin) dan Indeks Straits Times +0,61% (17,36 poin). Pagi ini bursa AS ditutup menguat tipis dipicu oleh penguatan saham-saham bank dan teknologi. Sektor perbankan menguat berkat tanda-tanda membaiknya perekonomian melalui rilisnya beberapa data ekonomi yang positif yang diharap bisa melancarkan lagi kredit. Dow ditutup pada posisi +0.03% (2.95 poin) dan Nasdaq Composite ditutup menguat di posisi +0.78% (18.27 poin). Data persediaan minyak mentah AS yang dirilis semalam menunjukkan peningkatan sebesar 1.4 juta barel, sedikit lebih baik dibandingkan dengan periode sebelumnya yang meningkat sebesar 4.1 juta barel. Sementara data Inventories bisnis bulan Januari dilaporkan turun sebesar 0.2%. Sementara pagi ini bursa regional Asia dibuka menguat sebagai reaksi positif terhadap penguatan bursa AS sampai dengan pagi ini. Nikkei pagi ini berada di posisi menguat +0.92% (96.80 poin) dipicu oleh pelemahan yang terjadi pada nilai tukar Yen pagi ini sehingga berdampak positif pada saham berbasis ekspor. STI Singapura pun pagi ini menguat di posisi +0.22% (6.30 poin).
11-03-2010 00:00 (Paramitra)
more news ..

Copyright © 2002-2003 PT Paramitra Alfa Sekuritas. All rights reserved. SI Design.