IDX ~ |
| COMPOSITE |
|
2666.5110 |
 |
-10.01 (-0.37%) |
| AGRI |
|
1916.9580 |
 |
5.81 (0.30%) |
| MINING |
|
2300.9280 |
 |
4.32 (0.19%) |
| BASIC-IND |
|
289.1080 |
 |
0.96 (0.33%) |
| MISC-IND |
|
663.7830 |
 |
-10.12 (-1.50%) |
| CONSUMER |
|
747.1790 |
 |
-0.50 (-0.07%) |
PROPERTY |
|
157.1500 |
 |
0.83 (0.53%) |
INFRASTRUC |
|
703.5190 |
 |
-6.22 (-0.88%) |
FINANCE |
|
314.6450 |
 |
-2.12 (-0.67%) |
TRADE |
|
316.6320 |
 |
0.08 (0.03%) |
|
|
|
|
|
|
NEWS |
| Transaksi Sepi, IHSG Tertekan di Awal Sesi | | VIVAnews - Memasuki awal pekan ketiga Maret yang diselingi dengan libur bursa terkait perayaan Nyepi, Selasa 16 Maret 2010, indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah.
Pada pembukaan transaksi Senin 15 Maret 2010, IHSG terkoreksi 2,34 poin (0,09 persen) menjadi 2.664,16. Potensi penurunan IHSG sudah terlihat sejak sesi prapembukaan dengan pelemahan 2,81 poin (0,1 persen) menjadi 2.663,69. | | 15-03-2010 09:41 (vivanews.com) |  | | Beli ELSA, BIPI Pinjam Rp800 M dari Pemegang Saham | | INILAH.COM, Jakarta - PT Benakat Petroleum Energy Tbk (BIPI) mendapat pinjaman Rp800 miliar dari pemegang saham, PT Indo Tambang Perkasa , untuk membiayai pembelian saham PT Elnusa Tbk (ELSA).
Hal itu disampaikan Investor Relation & Corporate Secretary BIPI Ferdinand Dion saat dihubungi INILAH.COM, Minggu (15/3). "Pinjaman tersebut sekitar Rp800 miliar, sumber pembiayaan dari pinjaman pemegang saham Indo Tambang Perkasa," ujar Ferdinand. | | 15-03-2010 08:00 (inilah.com) |  | | Masih Dibayangi Tekanan, Tapi Bisa "Bullish" | | JAKARTA, KOMPAS.com - Tekanan jual diperkirakan masih akan membayangi perdagangan di Bursa Efek Indonesia.
Pada perdagangan Jumat pekan lalu, seperti yang telah diprediksikan akhirnya tekanan jual sehubungan dengan aksi ambil untung melanda Indeks Harga Saham Gabungan, dimana beberapa saham bluechip mengalami profit taking (ambil untung) setelah beberapa hari sebelumnya menguat. | | 15-03-2010 07:35 (kompas.com) |  | | Laba Bersih Intraco Penta Melonjak 63,3% | | JAKARTA - PT Intraco Penta Tbk (INTA) mencatatkan peningkatan laba bersih selama 2009 sebesar 63,32 persen menjadi Rp37,473 miliar, bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp22,943 miliar.
Peningkatan laba bersih perseroan dipicu oleh peningkatan pos pembiayaan selama 2009 menjadi Rp26,83 miliar, bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp19,58 miliar. Sehingga mempengaruhi pos laba kotor selama 2009 menjadi Rp234,4 miliar, jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp203,051 miliar | | 13-03-2010 18:24 (okezone.com) |  | | Meski Rawan Tekanan, IHSG Naik Tipis | | Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia masih melanjutkan penguatan kemarin, di saat pembukaan transaksi hari ini.
Menurut PT Mega Capital Indonesia melalui risetnya kepada VIVAnews, penguatan IHSG lebih tertopang sisi teknis. Pasalnya, pergerakannya masih banyak dipengaruhi bursa global dan regional, serta harga komoditas.
Sementara itu, sekuritas tersebut mengaku dari dalam negeri, sentimen positif relatif masih minim. Tentunya, IHSG rawan terhadap aksi ambil untung (profit taking) pelaku pasar. | | 10-03-2010 09:45 (vivanews.com) |  |
|
FOKUS PAGI |
| PARAMITRA REVIEW Harga minyak kembali terkoreksi. IHSG yang berada di area overbought berpotensi terkoreksi hari ini | | Jumat lalu indeks harga saham gabungan akhirnya ditutup melemah -
0.37% (10.01 poin) di level 2666.51 dengan total nilai transaksi
reguler sebesar Rp 2.82 triliun dan asing tercatat netbuy sebesar Rp
58.76 miliar. Profit taking mulai melanda bursa pada penutupan
minggu lalu setelah selama sepekan ada beberapa sentimen yang
mengangkat indeks, seperti positifnya laporan kinerja emiten bursa
dan dampak dari publikasi kinerja keuangan itu. Terutama dari
saham-saham yang masuk kategori blue chip. Minyak mentah dunia
pun menguat sepanjang pekan lalu dan menembus level US$82/barel
sehingga banyak memberi sentimen positif kepada bursa secara
keseluruhan. Keadaan politik yang relatif mereda pasca keputusan
Century dalam Sidang Paripurna DPR RI serta angka inflasi yang
membaik juga menjadi sentimen positif bagi IHSG. Sentimen negatif
akhir minggu datang dari bursa regional yang bergerak mixed pasca
rilisnya laporan yang menyatakan telah terjadi lonjakan inflasi di
China serta terjadi pelemahan pertumbuhan ekonomi di Jepang.
Bursa AS pun ditutup mixed pada akhir pekan lalu ditengah mixednya
data yang dirilis Jumat lalu. Dow ditutup pada posisi menguat
tipis +0.12% (12.85 poin) sementara Nasdaq Composite ditutup
melemah tipis di posisi -0.03% (0.80 poin) pasca rilisnya data positif
dari penjualan ritel untuk bulan Februari yang naik 0.3%
dibandingkan dengan 0.1% di bulan sebelumnya yang tidak mampu
menggerakkan pelaku pasar untuk melakukan aksi beli karena data
lain yang dirilis pada hari yang sama menyatakan bahwa consumer
sentiment index untuk bulan Maret turun di level 72.5 dibandingkan
dengan posisi final bulan sebelumnya di level 73.6. | | 15-03-2010 00:00 (Paramitra) |  | | PARAMITRA REVIEW Minyak dunia tembus level US$82 per barel. Waspadai profit taking | | IHSG masih berhasil ditutup menguat meski tipis kemarin. Indeks ditutup pada posisi menguat +0.24% (6.30 poin) di level 2676.52 dengan total nilai transaksi regular tercatat sebesar dan asing tercatat Rp. Sentiment negative datang dari bursa regional Asia dimana terjadi lonjakan angka inflasi China di bulan Februari yang tercatat sebesar 2.7%, naik dari sebelumnya yang tercatat sebesar 1.5%, serta adanya pelemahan pertumbuhan di Jepang yang mengurangi kepercayaan terhadap pulihnya ekonomi regional. Pertumbuhan ekonomi Jepang di kuartal IV 2009 adalah sebesar 3.8%, turun dari estimasi awal 4.6%. Sementara dari dalam negeri sentimen negatif datang dari rencana pemerintah untuk menaikkan TDL sebesar 15% pada Juli mendatang, dikhawatirkan akan banyak mematikan industri dalam negeri.
Pagi ini bursa AS ditutup kembali menguat tipis meski masih bergerak mixed sepanjangsesi perdagangan kemarin. Dow ditutup menguat pada posisi +0.42% (44.51 poin) dan Nasdaq Composite pun menguat pada posisi +0.4% (9.51 poin) pasca rilis data Jobless Claims untuk minggu yang berakhir tanggal 6 maret lalu dengan sedikit membaik di 462,000 dibandingkan dengan minggu sebelumnya yang sebesar 469,000. sementara data dari Departemen Perdagangan melaporkan bahwa defisit perdagangan sedikit membaik di posisi US$-37.3 miliar dibandingkan dengan posisi sebelumnya di posisi US$-40.2 miliar.
Sementara pagi ini bursa regional Asia dibka menguat dengan Nikkei pagi ini berada di posisi +0.77% (82.44 poin) dipicu oleh pelemahan Nilai tukar Yen Jepang terhadap AS yang banyak membawa dampak positif terutama pada sektor yang berbasis ekspor. | | 12-03-2010 00:00 (Paramitra) |  | | PARAMITRA REVIEW Bursa AS menguat. IHSG masih berpotensi menguat terbatas | | IHSG masih terus ditutup menguat, meski penguatan tidak setinggi
penguatan sebelumnya, sampai dengan penutupan sesi perdagangan
kemarin dipicu oleh masih positifnya laporan kinerja keuangan
emiten yang dirilis minggu ini. Indeks ditutup menguat pada posisi
+0,49% (13,052 poin) di level 2670.219 dimana pelemahan yang
terjadi pada saham grup Astra membuat laju kenaikan IHSG sedikit
melambat dengan ASII dan AALI yang ditutup melemah. Total nilai
transaksi regular tercatat sebesar Rp 3.18 triliun dan asing kembali
tercatat netbuy sebesar Rp 362,71 miliar yang berarti sejak awal
minggu ini,investor asing telah mencatatkan netbuy sebesar Rp1.45
triliun. Laju kenaikan bursa-bursa Asia pun mulai melambat dengan
sebagian bursa telah memasuki area negative. Indeks Shanghai -
0,66% (20,21 poin), Indeks Hang Seng +0,01% (0,74 poin), Indeks
Nikkei-225 -0,04% (3,73 poin) dan Indeks Straits Times +0,61%
(17,36 poin).
Pagi ini bursa AS ditutup menguat tipis dipicu oleh penguatan
saham-saham bank dan teknologi. Sektor perbankan menguat berkat
tanda-tanda membaiknya perekonomian melalui rilisnya beberapa
data ekonomi yang positif yang diharap bisa melancarkan lagi kredit.
Dow ditutup pada posisi +0.03% (2.95 poin) dan Nasdaq Composite
ditutup menguat di posisi +0.78% (18.27 poin). Data persediaan
minyak mentah AS yang dirilis semalam menunjukkan peningkatan
sebesar 1.4 juta barel, sedikit lebih baik dibandingkan dengan
periode sebelumnya yang meningkat sebesar 4.1 juta barel.
Sementara data Inventories bisnis bulan Januari dilaporkan turun
sebesar 0.2%.
Sementara pagi ini bursa regional Asia dibuka menguat sebagai
reaksi positif terhadap penguatan bursa AS sampai dengan pagi ini.
Nikkei pagi ini berada di posisi menguat +0.92% (96.80 poin) dipicu
oleh pelemahan yang terjadi pada nilai tukar Yen pagi ini sehingga
berdampak positif pada saham berbasis ekspor. STI Singapura pun
pagi ini menguat di posisi +0.22% (6.30 poin). | | 11-03-2010 00:00 (Paramitra) |  |
|
|
|