Background
Vision and Mission
Business Philosophy
Business Strategy
Management
Equity Brokerage
Investment Management
  Platinum B Fund
Company News
General news
IDX (BEI)
SSX (BES)
Equity
Bonds
  Home | About Us | Products & Services | News | Research | Jobs | Contact Us | Site MapEnglish  | Indonesian   
  PLATINUM B FUND
NAV   1003.84  0.49 (0.05%)
last update: 05-02-2010

  OPTIMUM FUND
NAV   432.35  -21.36 (-4.71%)
last update: 05-02-2010

  PREMIUM FUND
NAV   780.64  -39.51 (-4.82%)
last update: 05-02-2010

  IDX ~
COMPOSITE   2475.5720  -43.40 (-1.72%)
AGRI   1794.7590  -23.35 (-1.28%)
MINING   2135.9980  -32.46 (-1.50%)
BASIC-IND   269.1790  -1.05 (-0.39%)
MISC-IND   589.8280  -11.33 (-1.88%)
CONSUMER   679.1870  -18.67 (-2.68%)
PROPERTY   152.3220  -2.80 (-1.81%)
INFRASTRUC   680.1070  -15.72 (-2.26%)
FINANCE   291.6110  -3.89 (-1.32%)
TRADE   283.4380  -7.13 (-2.46%)
last update: 08-02-2010

  NEWS
IHSG & Rupiah Rebound
Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia dan Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat akhirnya berbalik arah positif (rebound) di akhir transaksi. Menurut analis PT BNI Securities Akhmad Nurcahyadi, pergerakan beberapa bursa regional Asia yang mengalami rebound dan kenaikan beberapa harga komoditas dunia menjadi beberapa faktor penggerak bursa dalam negeri pada hari ini. "Penguatan mata uang lokal kita terhadap dolar AS turut memberikan angin segar ke pergerakan IHSG," kata dia kepada VIVAnews di Jakarta, Selasa, 9 Februari 2010.
09-02-2010 16:23 (vivanews.com)
IPO Krakatau Steel Ditargetkan November 2010
Jakarta - Direktur Utama PT Krakatau Steel, Aswar Bujang menegaskan rencana initial publik offering (IPO) PT KS akan dilaksanakan pada November 2010, dengan menggunakan laporan keuangan terakhir per 31 Juli 2010
08-02-2010 10:58 (inilah.com)
IHSG Awali Pekan dengan Terkoreksi Tipis
JAKARTA - Setelah pada akhir pekan kemarin Indeks harga saham gabungan (IHSG) diakhiri dengan koreksi yang sangat dalam hingga ke level 2.500. Saat ini, IHSG dibuka terkoreksi tipis. Indeks saham pada perdagangan Senin (8/2/2010) melemah 2,62 poin atau setara 0,10 persen ke posisi 2.516,36. Pelemahan tipis ini dikarenakan membuncahnya saham-saham di sektor teknologi di bursa saham Wall Street.
08-02-2010 09:47 (okezone.com)
IHSG Anjlok 52 Poin
VIVAnews - Minimnya sentimen positif di pasar saham domestik dan penurunan bursa regional Asia, mendorong indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak melemah di awal transaksi Jumat 5 Februari 2010.
05-02-2010 09:37 (vivanews.com)
Penguatan Dolar AS Siap Gerus Rupiah
INILAH.COM, Jakarta – Rupiah Jumat (5/2) akan melanjutkan pelemahan seiring penguatan dolar AS. Data suku bunga Bank of England dan tenaga kerja AS menjadi katalisnya.
05-02-2010 08:15 (inilah.com)

  FOKUS PAGI
PARAMITRA REVIEW

Dow Jones dan minyak dunia kembali melemah, IHSG kembali berpotensi tertekan.

IHSG kembali melemah pada penutupan sesi perdagangan Senin kemarin di posisi -1.72% (43.4 poin) di level 2475.57 dengan total nilai transaksi reguler tercatat sebesar Rp 4.12 triliun dan asing kembali netsell luar biasa besar sebesar Rp 1.4 triliun. Memburuknya bursa regional terus menekan bursa, sehingga IHSG akhirnya pada sesi siang bertengger di 2.431.84 sebelum berhasil rebound dan akhirnya ditutup di 2.475.57. Bumi Resources (BUMI) tercatat menjadi saham yang paling banyak dijual investor asing, dimana asing tercatat menjual 92.777.500 saham BUMI dari total perdagangannya 324.190.000 lembar senilai Rp763,95 miliar. Pelemahan yang terjadi masih diakibatkan adanya ancaman gagal bayar yang dialami Yunani, Portugal dan Spanyol menghawatirkan terjadinya krisis masih akan terus berlanjut. Sementara sentimen negatif dari dalam negeri datang dari Telkom yang kemarin terkoreksi hingga Rp 250 (2,79%) setelah Kementerian BUMN mengumumkan laba bersih BUMN ini turun menjadi Rp 9,3 triliun di 2009 dari sebelumnya Rp 10,619 triliun. Pagi ini bursa AS kembali terkoreksi masih ditengah kekhawatiran mengenai masalah utang di zona eropa. Dow ditutup melemah di bawag level 10,000 untuk pertama kalinya dalam 3 bulan terakhir atau tepatnya pada posisi -1.04% (103.84 poin) di 9908.39 dan Nasdaq Composite ditutup melemah pada posisi -0.7% (15.07 poin). Efek gabungan dari krisis keuangan Eropa terus memunculkan banyak kekhawatiran baru terkait kondisi pemulihan ekonomi global, ditambah dengan kebijakan tight money policy China serta regulasi baru di sektor finansial AS terutama banyak menekan saham-saham di sektor perbankan semalam.
09-02-2010 00:00 (Paramitra)
PARAMITRA REVIEW

Krisis Eropa tekan bursa dunia. IHSG pagi ini berpotensi kembali tertekan

IHSG ditutup melemah signifikan pada akhir minggu lalu di posisi -2.8% (74.24 poin) di level 2518.98 dengan total nilai transaksi reguler sebesar Rp 3.88 triliun dan asing tercatat netsell hampir mencapai Rp 1 triliun atau tepatnya sebesar Rp996.2 miliar. sentimen negatif regional masih menjadi pemicu utama pelemahan indeks terutama terkait tekanan finansial di beberapa negara Eropa, membuat pasar mulai meragukan kelanjutan pemulihan ekonomi. Masalah utang sejumlah negara Eropa seperti Spanyol, Portugal dan Yunani yang berpotensi gagal bayar mewarnai pergerakan indeks karena negara-negara kreditur yang memberi utang kepada 3 negara tersebut berpotensi terguncang jika benar-benar terjadi gagal bayar Dan tidak hanya IHSG saja yang ditutup melemah minggu lalu, rata-rata bursa Asia pun ditutup melemah seperti Indeks Komposit Shanghai -1,87% (55,91 poin), Indeks Hang Seng -3,33% (676,56 poin), Indeks Nikkei-225 - 2,89% (298,89 poin), Indeks Straits Times -2,13% (58,52 poin), dan Indeks Komposit Seoul -3,05% (49,30 poin). Bursa AS menutup minggu lalu dengan menguat tipis setelah sebelumnya sempat melemah akibat data tenaga kerja dalam negeri AS dan masalah kebijakan fiskal di Eropa. Dow ditutup menguat tipis di posisi +0.10% (10.05 poin) dan Nasdaq Composite menguat di posisi +0.74% (16.69 poin). Indeks sempat bergerak di area negative setelah departemen Tenega Kerja AS melaporkan bahwa terdapat 20,000 orang kehilangan pekerjaan selama bulan Januari 2010 lalu, melampaui ekspektasi di level 15,000. Namun tingkat pengangguran secara tidak terduga turun ke level 9.7% dari posisi sebelumnya di 10%. Investor juga terlihat mulai memburu sahamsaham di sektor teknologi terkait kondisi harga yang sudah relatif murah akibat tekanan sebelumnya Sementara pagi ini bursa regional Asia dibuka mixed. Nikkei Jepang pagi ini dibuka melemah di posisi -0.49% (49.38 poin) dipicu oleh penguatan nilai tukar Yen terkait krisis yang saat ini terjadi di Eropa, namun berhasil menguat meski masih di area negatif di -0.23% (23.14 poin) setelah Toyota berhasil rebound pagi ini setelah mengeluarkan pernyataan akan mengundang ahli dari luar untuk me-review quality control perusahaan. STI Singapura pagi ini berhasil dibuka menguat dan terpantau berada pada posisi +0.58% (15.61 poin)
08-02-2010 00:00 (Paramitra)
PARAMITRA REVIEW

IHSG berpotensi turun

IHSG kembali ditutup melemah di posisi -0.43% (11.33 poin) di level 2.593,22 dengan total nilai transaksi regular tercatat sebesar Rp2.63 triliun dan asing tercatat netbuy sebesar Rp 130.38 miliar. Indeks LQ 45 juga turun 2,957 poin (0,58%) ke level 505,179. Koreksi kemarin dipimpin oleh sektor infrastruktur disusul financial terkait masalah financial yang saat ini sedang melilit beberapa Negara di Eropa. Sementara dari dalam negeri, RDG Bank Indonesia pada siang kemarin mengambil keputusan untuk tetap mempertahankan BI Rate pada level sebelumnya di 6,5% dengan pertimbangan bahwa pada level tersebut akan masih konsisten dengan target inflasi tahun 2010 sebesar 5% plus minus 1%. Pagi ini bursa AS kembali ditutup ditutup melemah cukup dalam terkait peningkatan tak terduga dari data initial jobless claims di minggu terakhir januari 2010 serta masalah finansial yang saat ini melanda Yunani , Spanyol, dan Portugal. Dow ditutup melemah pada posisi -2.61% (268.37 poin) dan Nasdaq Composite pun melemah di posisi -2.99% (65.48 poin) setelah Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa initial jobless claims di minggu terakhir januari 2010 naik di level 480,000 dari posisi minggu sebelumnya di level 472,000. Hal itu tidak sesuai dengan ekspektasi yang memperkirakan bahwa initial jobless claims akan turun ke level 455,000. sementara harga minyak mentah kembali terkoreksi semalam dan menyentuh level harga US$73/barel. Harga acuan minyak untuk kontrak Maret turun US$3,84 ke US$73,14 per barel pada New York Mercantile Exchange yang merupakan penurunan terbesar dalam 4 bulan terakhir.
05-02-2010 00:00 (Paramitra)

Copyright © 2002-2003 PT Paramitra Alfa Sekuritas. All rights reserved. SI Design.