|
IDX INDEX MARKET |
| COMPOSITE |
|
3983.4340 |
 |
19.83 (0.50%) |
| AGRI |
|
2180.3740 |
 |
15.55 (0.72%) |
| MINING |
|
2701.1740 |
 |
27.26 (1.02%) |
| BASIC-IND |
|
423.6720 |
 |
-1.35 (-0.32%) |
| MISC-IND |
|
1389.7830 |
 |
2.64 (0.19%) |
| CONSUMER |
|
1355.5540 |
 |
3.56 (0.26%) |
PROPERTY |
|
237.5340 |
 |
0.77 (0.32%) |
INFRASTRUC |
|
723.1500 |
 |
7.86 (1.10%) |
FINANCE |
|
506.0530 |
 |
3.72 (0.74%) |
TRADE |
|
620.5930 |
 |
-0.78 (-0.13%) |
|
|
|
|
|
LQ45 INDEX |
| LQ45 |
|
702.0550 |
 |
3.51 (0.50%) |
|
|
NEWS |
| Anomali, IHSG Dibuka Memerah | | JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak anomali di tengah menghijaunya bursa Asia dengan turun 5,47 poin atau 0,14 persen ke level 3.989,11.
Riset Sinarmas Sekuritas, Rabu (25/1/2012), memaparkan IHSG akan bergerak mixed di kisaran 3.954-4.027. Perkembangan seputar proses negosiasi restrukturisasi hutang Yunani, dimana Yunani dan kreditor swasta harus melakukan negosisasi ulang, serta diturunkannya proyeksi pertumbuhan ekonomi global oleh International Monetery Fund (IMF) dapat memberikan sentimen terhadap indeks. | | 25-01-2012 09:39 (okezone.com) |  | | Terkait Informasi Penting, BEI Suspensi BLTA | | Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) saham PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA).
Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) saham PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA). | | 25-01-2012 09:29 (inilah.com) |  | | IPO, Surya Esa Perkasa Tawarkan Rp601 per Saham | | Jakarta - Harga penawaran perdana saham PT Surya Esa Perkasa Tbk mencapai Rp610 per saham dengan nilai nominal saham sebesar Rp100.
| | 24-01-2012 10:11 (inilah.com) |  | | Dibuka Menguat, IHSG Kembali Sentuh 4.000 | | JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan dibuka menguat 5 poin pada Selasa (24/1/2012). Memasuki 10 menit perdagangan, indeks kembali menyentuh level psikologis 4.000.
IHSG dibuka naik 5,667 poin (0,14 persen) ke level 3.992,182. Indeks LQ45 menguat 1,185 poin (0,17 persen) ke level 705,046. Pada pukul 09.43, IHSG naik 15,45 poin (0,39 persen) dan bertengger di level 4.001,97. | | 24-01-2012 09:51 (kompas.com) |  |
|
FOKUS PAGI |
| PARAMITRA REVIEW DAILY RESEARCH – PARAMITRA ALFA SEKURITAS | | Akhiri perdagangan Senin (13/6), IHSG
ditutup melemah 38,890 poin (1,02%).
Sementara Indeks LQ 45 turun 6,861 poin
(1,02%). Saham-saham komoditas memimpin
pelemahan pada perdagangan kemarin.
Kekhawatiran melambatnya ekonomi dunia
menjadi sentimen negative bagi investor.
Dana asing tercatat net sell senilai Rp 55,008
miliar, dan selama bulan ini tercatat net sell
Rp 934 miliar.
Perdagangan berjalan moderat. Sebanyak 37
saham naik, 211 saham turun, dan 75 saham
stagnan. Bursa saham Asia rata-rata turun
pada perdagangan Senin kemarin, imbas
negative dari data pelemah China dan
potensi perlambatan ekonomi global,
sementara kekhawatiran hutang zona euro
yang masih sangat berisiko.
Pada perdagangan Senin malam, Indeks Dow
Jones naik 1,06 poin. Indeks S&P 500 naik
0,85 poin. Indeks Nasdaq naik 4,04. | | 14-06-2011 00:00 (Paramitra) |  | | PARAMITRA REVIEW DAILY RESEARCH – PARAMITRA ALFA SEKURITAS | | Jumat (10/6), IHSG ditutup melemah 18,539
poin (49%) ke level 3.787,648. Indeks LQ 45
ditutup melemah 3,319 poin (0,50%) ke level
670,066. Aksi profit taking dipimpin oleh
saham-saham berbasis komoditas dan aneka
industri. Sebanyak 61 saham naik, 168 saham
turun, dan 99 saham stagnan. Jajaran top
value ASII, BUMI, BMRI, KRAS dan TLKM.
Akhir pekan kemarin asing tercatat nett sell
senilai Rp 142,027 miliar. Year to date
tercatat net sell Rp 879,03 miliar.
China merilis data perdagangan yang tercatat
surplus US$ 13,05 miliar. Euro dibayangi
sentiment negative dari krisis utang Yunani.
Akhir pekan Indeks Dow Jones turun 172,45
poin. Indeks S&P 500 turun 18,02 poin. Indeks
Nasdaq turun 41,14 poin. Pasar menanti arah
kebijakan The Federal Reserve (The Fed) pada
Rabu, 22 Juni mendatang. | | 13-06-2011 00:00 (Paramitra) |  | | PARAMITRA REVIEW DAILY RESEARCH – PARAMITRA ALFA SEKURITAS | | IHSG melemah 19 poin menyusul pernyataan
BI menahan BI Rate di 6,75% dalam rangka
menghadapi ancaman risiko yang berpotensi
memberikan tekanan pada stabilitas
ekonomi. PT Salim Ivomas Tbk (SIMP) yang
listing di bursa kemarin ditutup naik Rp 1.250
(13,6%). IHSG turun 19,634 poin (0,51%)
diikuti Indeks LQ 45 4,421 poin (0,65%).
Tekanan jual hampir di seluruh indeks
sektoral. Sektor agrikultur saja yang masih
mampu menguat tipis. Perdagangan berjalan
moderat dengan volume 5,361 miliar lembar
saham senilai Rp 4,913 triliun. Sebanyak 82
saham naik, 153 saham turun, dan 106 saham
stagnan. Saham jajaran top value kemarin
adalah BUMI, SIMP, BBNI, TLKM dan
BMRI.Investor asing tercatat net sell Rp
694,991 miliar. Tercatat net sell Rp 737,17
miliar pada bulan ini. | | 10-06-2011 00:00 (Paramitra) |  |
|
FOKUS MINGGUAN |
| PARAMITRA REVIEW WEEKLY RESEARCH – PARAMITRA ALFA SEKURITAS | | IHSG menguat 1,07% dalam minggu lalu ke posisi 3872,95 dibawa oleh saham-saham bluechips.
Indeks LQ 45 naik 1,38% ke level 691,84. Dana asing tercatat net sell Rp 379 miliar dalam minggu
lalu. Nilai perdagangan di pasar reguler relatif lebih sepi seiring adanya hari libur pada awal minggu
lalu. Dengan nilai transaksi di pasar negosiasi yang mencapai Rp 4,5 triliun lebih, yang merupakan
transaksi saham BFIN, LPKR, dan EMTK, total nilai transaksi bursa mencapai Rp 22,2 triliun.
Penguatan IHSG banyak ditopang oleh naiknya harga sejumlah besar komoditas. Sektor perkebunan
(+3,5%) naik ditopang oleh kenaikan tajam harga CPO dunia yang sebesar 4,6%. Sementara sektor
pertambangan meningkat 0,6%. Sektor aneka industri (+5,3%) menjadi weekly top performer dibawa
oleh ASII (+6,0%). Saham tersebut terus meningkat didorong oleh pemberian rating BBB- oleh S&P
beberapa waktu lalu meskipun outlook penjualan otomotifnya cenderung menurun. | | 23-05-2011 00:00 (Paramitra) |  | | PARAMITRA REVIEW WEEKLY RESEARCH – PARAMITRA ALFA SEKURITAS | | IHSG berhasil rebound dalam minggu lalu dan ditutup pada posisi 3832,02 atau terjadi peningkatan
0,88% dibandingkan penutupan sebelumnya. Sementara itu indeks LQ 45 naik 0,71% ke level 682,40.
Dana asing tercatat memasuki bursa dengan mencetak net buy Rp 158 miliar sepanjang minggu lalu.
Tampak adanya perlambatan aliran dana masuk dalam minggu lalu, dibandingkan dengan net buy
pada 2 minggu sebelumnya yang masing-masing sekitar Rp 1,4-1,5 triliun.
Bursa global bergerak mixed sepanjang minggu lalu, diwarnai oleh masalah hutang Yunani, fluktuasi
harga komoditas, langkah Cina memperketat likuiditas, serta kekhawatiran akan perlambatan
pertumbuhan ekonomi global. Pada awal minggu lalu, S&P menurunkan peringkat hutang Yunani
dari BB- menjadi B seiring perlunya negara tersebut merestrukturisasi hutang. Goldman Sachs
menurunkan prediksi pertumbuhan ekonomi AS dari 3,5-4,0% menjadi 3,0-3,5% dan Morgan Stanley
melakukan hal serupa dari 3,6% menjadi 3,3%. Sementara itu, Cina menaikkan reserve requirements
Page 2 of 8 Please refer to the important Disclosure and Disclaimer on the back of this report.
PARAMITRA Fokus Mingguan
Member of Indonesia Stock Exchange
Monday, 16 May 2011
bagi perbankan sebesar 50 basis poin menjadi 21% dan mulai berlaku pada 18/5. | | 16-05-2011 00:00 (Paramitra) |  | | PARAMITRA REVIEW WEEKLY RESEARCH – PARAMITRA ALFA SEKURITAS | | Sejalan dengan bursa global, IHSG melemah dalam minggu lalu dan ditutup pada level 3798,55 atau
terjadi penurunan 0,55% dari penutupan minggu sebelumnya. Sementara indeks LQ 45 menurun
0,44% ke posisi 677,61. Asing masih terlihat terus masuk ke dalam bursa dengan mencetak foreign
net buy Rp 1,5 triliun sepanjang minggu lalu. Di SBN, kepemilikan asing menurun Rp 1,3 triliun
menjadi Rp 220,2 triliun sepanjang Mei ini hingga 5/5.
Bursa global diwarnai oleh penurunan harga-harga komoditas dalam minggu ini. Penguatan US dollar
index yang antara lain dipicu oleh pelemahan Euro mengantisipasi tidak dinaikkannya suku bunga
ECB dan memburuknya situasi Yunani mendorong pelemahan harga komoditas. Selain itu,
kekhawatiran akan perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan kematian Osama bin Laden juga
ikut menurunkan harga-harga komoditas. Langkah CME menaikkan margin requirement
berpengaruh negatif pada harga perak dan emas. Minyak mentah melemah 13,3% ke posisi US$ 98 per barel. Emas melemah 3,9%, nikel turun 8,1%, dan CPO turun 2,0%. | | 09-05-2011 00:00 (Paramitra) |  |
|
|
|